PERANCANGAN
JARINGAN
Assalammu’alaikum
Wr. Wb.
Pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit
memberikan penjelasan tentang apa itu perancangan jaringan dan cara merancang
suatu jaringan. Perancangan jaringan sendiri adalah suatu kegiatan merancang
suatu jaringan. Perancangan jaringan berguna untuk menghindari kesalahan –
kesalahan teknis pada saat membuat suatu jaringan yang sesungguhnya. Sehingga
pada saat kita membuat suatu jaringan, kita sudah tidak perlu lagi bingung memikirkan
apa yang akan kita lakukan karena kita sudah merancang jaringan tersebut
sebelum kita melakukannya langsung, termasuk dalam pembagian IP address nya.
Dalam perancangan jaringan ini, saya memakai
aplikasi bernama Cisco Packet Tracer, yaitu salah satu aplikasi yang digunakan untuk merancang suatu jaringan.
Pertama – tama kita membuat study kasusnya terlebih dahulu. Misalnya : Dalam
sebuah ruangan, kita mempunyai 3 buah computer dan kita akan menggabungkan
computer – computer yang ada pada ruangan tersebut agar dapat saling terkoneksi
dengan menggunakan alat – alat sebagai berikut.
- Satu (1) buah Router.
- Tiga komputer.
Keterangan :
Perlu anda ketahui, router memiliki banyak port dan Fa 0/0 merupakan salah satu port router yang mengarah ke PC Windows XP, Fa 1/0 merupakan port yang mengarah ke PC Windows 7 dan Fa 2/0 merupakan port yang mengarah ke PC Linux Debian. Sehingga, gateway pada PC Windows XP merupakan Ip Address router Fa 0/0, gateway pada PC Windows 7 merupakan Ip Address router Fa 1/0 dan gateway pada PC Linux Debian merupakan Ip Address router Fa 2/0.
Jika selesai, sekarang kita masuk ke aplikasi Packet Cisco Tracer untuk memulai instalasi, dan pastikan anda juga memiliki aplikasi ini. berikut ini adalah langkah – langkahnya.
- Silahkan anda masuk kedalam aplikasi Cisco
Packet Tracer.
- Maka akan muncul tampilan seperti berikut.
- Selanjutnya kita masukkan Router dengan cara drag and drop
seperti di bawah ini.
- Kemudian kita masukkan PC (Personal Computer)
dengan cara seperti di bawah ini.
- Berikan nama pada masing masing PC agar kita bisa mengingatnya.
- Kemudian kita akan menambahkan port NIC pada
router dengan cara seperti gambar dibawah ini.
- Kemudian kita hubungkan router ke tiap tiap PC.
- Setelah itu berikan IP address yang berbeda jaringan pada masing masing port NIC pada router, contohnya seperti gambar dibawah ini.
- Kemudian kita lakukan RIP roulting dengan
memasukkan setiap IP address yang berbeda jaringan.
- Kemudian berikan IP address, Subnet mask, dan
Gateway pada masing masing PC. Seperti contoh gambar dibawah ini.
- Kemudian lakukan pengecekkan koneksi antar PC
dengan melakukan ping dari PC satu ke PC lainnya secara bergantian.
- Bila salah satu PC tidak terkoneksi coba periksa lagi pada setting yang telah anda lakukan.
Semoga tutorial
singkat ini dapat bermanfaat bagi pembacanya. Sekian dan terimakasih.
Wasalamu’allaikum Wr.Wb










